Sabtu, 04 Maret 2017

Kisah Teladan Nabi Muhammad SAW Keajaiban Isra Mi'raj

Kisah Teladan Nabi Muhammad SAW Keajaiban Isra Mi'raj. Peristiwa Isra mi'raj merupakan mukjizat bagi sebagian orang yang beriman dan juga merupakan fenomena alam yang sungguh luar biasa serta tidak dapat dibayangkan dengan logika orang-orang biasa serta dianggap mustahil. Kejadian Isra Mi'raj ini sejak awal sudah ditakdirkan oleh Allah SWT untuk menguji umat manusia atas keimannanya.

"Dan tidaklah KUjadikan semua pemandangan yang telah KU perlihatkan kepdamu, melainkan ebagai ujian terhadap manusia." (Al Qur'an surat Al-Isra ayat 60).

Peristiwa ini terjadi saat Nabi sedang dalam keadaan berduka cita karena telah ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya yaitu Khadijah (istri Nabi Muhammad SAW) serta meninggalnya Abu Thalib yang merupakan paman dari Nabi, sehingga masa itu dinamakan 'Amul Khuzn' atau tahun bela sungkawa.

Kisah Teladan Nabi Muhammad SAW Keajaiban Isra Mi'raj
Kisah Teladan Nabi Muhammad SAW Keajaiban Isra Mi'raj

Ada beberapa versi tentang keajaiban Isra Mi'raj ini, namun dalam sejumlah kitab tarikh dikisahkan kronologi yang sama.

Alkisah, saat Nabi sedang bersandar di rumah Ummu Hani, dia di datangi oleh dua malaikat utusan Allah SWT yaitu malaikat Jibril dan Mikail, lalu dibawanya Rasulullah ke Masjidil Haram yang letaknya tidak jauh dari rumah tersebut. Nabi dibedah dadanya dan di cuci isinya dengan air zamzam yang merupakan air suci. Setelah itu, dengan menaiki hewan surga yang bernama Buraq yang di irngi malaikat Jibril dan Mikail, Rasul di perjalankan menuju Masjidil Aqsha pada malam gelap dan selanjutnya menuju ke langit melalui pintu-pintu menuju Sidratil Muntaha dan Rafaf.

Perjalanan Rasulullah menuju sang Pemilik Alam semesta ini intinya adalah perintah untuk Shalat 5 waktu, dimana saat pertama kali diperintahkan oleh Allah adalah 50 kali shalat dalam 1 hari kepada Nabi Muhammad SAW dan kaumnya, setelah itu Rasulullah pun turun menuju dunia dan saat itu berpapasan dengan Nabi Musa a.s  dan nabi Muhammad pun ditegur oleh Nabi Musa yang mengingatkan tentang beratnya beban yang akan dipikul oleh kaumnya.

Dengan sujud dan khusyuknya nabi Muhammad SAW pulang pergi menuju sang pencipta, akhirnya Allah SWT memberikan keringanan kepada Rasulullah untuk mengerjakan shalat 5 waktu yang setara dengan shalat 50 kali dalam sehari.

Yang paling luar biasa dari perjalanan ini adalah waktu yang ditempuh dari dunia menuju langit ke 7 yang hanya dilakukan dalam kurun waktu satu malam saja, sehingga banyak sekali kaum pada masa itu tidak mempercanyai apa yang sudah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.

Posting Komentar

Start typing and press Enter to search